REVIEW – 3 Minggu Bersama Xiaomi Mi Band 3

Xiaomi Mi Band 3

 

Xiaomi Mi Band 3 baru saja dirilis beberapa bulan yang lalu, gelang pintar ini meski belum dirilis secara resmi di Indonesia (setidaknya saat tulisan ini dibuat), namun tak sedikit orang yang rela meminangnya dalam versi Internasional (distributor).

Salah satu diantaranya adalah aku.

Xiaomi Mi Band 3 ini aku dapatkan melalui salah satu toko online terbesar di Indonesia, dengan rentang harga berkisar ± Rp. 350.000 dan dapat tambahan bonus 1 antigores (tidak termasuk dalam paket penjualan resmi, hanya bonus dari tokonya).

Saatnya Unboxing

 

Setelah menunggu beberapa hari, akhirnya kurirpun datang membawa paket kiriman. Tibalah saatnya untuk melakukan Unboxing. Bisa dilihat, terdapat sebuah tulisan Mi (Logo Xiaomi) disamping kiri dan kanan kotak penjualan. Di dalam kotak penjualan, terdapat device xiaomi mi band 3, strap berwarna hitam, charger, dan buku panduan yang berbahasa China (tentu karena ini versi Internasional). Pada awal penjualannya hanya terdapat strap berwarna hitam, namun sekarang Xiaomi menyediakan 2 pilihan warna lainnya yaitu Fiery Orange dan

Deepsea Blue.

Setting Device

 

Saat pertama kali menyalakan device xiaomi mi band 3 melalui layar sentuh, di versi Internasional bahasa yang muncul pertama kali di layar adalah bahasa China. Namun kalian ga perlu khawatir, untuk merubahnya kedalam bahasa Indonesia kalian harus menginstal Aplikasi Mi Fit yang tersedia di Play Store maupun Appstore. Setelah kalian instal aplikasinya, selanjutnya kalian diminata untuk mengaktifkan bluetooth untuk pairing ke mi band 3 nya. Tunggu beberapa saat sampai proses update software xiaomi mi band 3 nya selesai dan kalian akan mendapati layar mi band 3 telah berubah bahasanya menjadi bahasa Indonesia. Untuk merubahnya kedalam bahasa Inggris, kalian hanya perlu mengubah bahasa yang ada pada.

Gampang kan?.

 

Ngomongin Soal Fitur dan Pemakaian Sehari-hari

 

Strap

Saat pertama kali mengenakan mi band 3 yang telah terpasang strap ori dari penjualan, hal yang pertama kali aku rasakan “Lho kok ini strap terasa nyaman banget di kulit, bahkan untuk pemakaian yang boleh dibilang lama. Dari dulu engga pernah ngerasa cocok pake jam tangan karena strapnya kerasa gak nyaman di kulit. Tapi mi band 3 ini terasa beda”. Setelah saya cari tahu, ternyata strap orinya mi band 3 ini terbuat dari bahan thermoplastic elastomer yang menurut Xiaomi lebih bersahabat dengan kulit pengguna. Ga hanya itu, Xiaomi juga telah melakuakan pengujian terhadap strap mi band 3 ini yang mana mampu digunakan sebanyak 2.000 kali untuk aktivitas melepas ataupun mengikat strap.

Layar

Ngomongin soal layarnya, Mi Band 3 ini memang terlihat lebih besar dibanding Mi Band 2 (meski aku gapernah pake yang mi Band 2). Bahkan resolusi layarnya pun lebih besar yaitu 128 x 80 piksel dengan panel Olednya. Berbeda dengan Mi Band 2 yang posisi layarnya terlihat sejajar dengan strapnya, posisi dari layar dari Mi Band 3 terlihat lebih menonjol dari strapnya yang mana bikin rada was-was takut kepentok. Tapi meskipun begitu, tetep terlihat manis kok saat dipakai di pergelangan tangan.

Nah salah satu pertanyaan terbesar dari orang-orang adalah “Keliatan gak sih kalo kita liat layarnya di outdoor pas siang hari?”.

Setelah aku mencobanya sendiri dibawah terik sinar matahari, jawabannya adalah sangat susah sekali untuk dapat melihat isi layar dibawah sinar matahari siang hari, tapi kalo pagi dan sore hari masih keliatan jelas kok.

Baterai

Nah baterai ini juga menjadi salah satu pertimbangan orang-orang untuk memilih Xiaomi Mi Band 3. Mi Band 3 ini memiliki kapasitas baterai sebesar 110 mAh, atau 50 persen lebih besar dari Mi Band 2. Menurut apa kata Xiaominya, baterai sebesar 110mAh dengan layar Oled 128×80 piksel mampu membuat Mi Band 3 menyala hingga 20 hari.

Setelah aku test, dengan posisi Heart Rate Monitor yang selalu menyala dan bluetooth paring ke smartphone yang juga selalu menyala, rata-rata baterai Mi Band 3 dapat bertahan rata-rata lebih dari 1 minggu. Tapi jika Heart Rate Monitor yang hanya dinyalakan saat berolahraga saja dan Pairing Bluetooth yang hanya sesekali dilakukan mampu membuat baterai Mi Band 3 ini bertahan lebih dari 3 minggu.

Tahan Air

Xiaomi Mi Band 3 ini telah dibekali dengan sertifikat IP-67 which mean bisa kalian pake buat renang hingga tekanan 5 atm atau sedalam 50m. Jujur semenjak pertama kali pemakaian belum pernah dipake buat renang sih, tapi udah berulangkali kena air buat cuci tangan dan sampe sekarang Mi Band 3 ku masih sehat walafiat. Dicelup kedalam segelas air berkali-kali pun masih aman-aman saja.

Notifikasi

Nah fitur yang lainnya yang gak kalah menarik adalah fitur notifikasi. Ada banyak sekali notifikasi yang ada di Xiaomi Mi Band 3, diantaranya notifikasi chat, email, maupun sms yang dapat kalian terima secara real time melalui Xiaomi Mi Band 3. Jadi kita bisa membaca isi pesan, chat, maupun email yang masuk melalui layar Xiaomi Mi Band 3. Kita juga bisa mengatur melalui aplikasi Mi Fit, aplikasi mana aja yang boleh kita ijinkan untuk ditampilkan di layar Xiaomi Mi Band 3. Tapi meskipun begitu, kita tidak dapat membalas chat atau pesan yang melalui Xiaomi Mi Band 3.

Selain notifikasi chat maupun pesan yang masuk, Xiaomi Mi Band 3 ini juga akan menampilkan notifikasi target yang telah dicapai. Semisal kita memasang target di aplikasi Mi Fit 3000 langkah, maka saat kita sedang lari, jogging ataupun berjalan telah mencapai 3000 langkah, gelang pintar ini akan menampilkan notifikasi target berhasil dicapai. Selain itu juga setiap 1 Km kita berjalan/berlari/bersepeda, notifikasi akan muncul. Ini fitur berguna banget bagi aku yang sering bersepeda jauh untuk mengetahui sejauh mana aku bersepeda tanpa perlu membuka aplikasi Mi Fit. Oh ya rute peta yang kita lewati akan terekam dan tercatat di aplikasi Mi Fitnya.

Alarm

Ini juga salah satu fitur yang sering ku pakai. Terutama buat bangunin tidur. Sebelumnya kita bisa set alarm pada jam tertentu melalui aplikasi Mi Fit. Mi Band 3 akan bergetar saat sudah waktunga alarm. Untukku sendiri, getaran yang ditimbulkan oleh Mi Band 3 mampu membuatku terbangun dari lelapnya tidur.

Nggak tahu yaa kalo kalian tipe orang yang keboo banget susah dibangunin.

Selain alarm, juga terdapat fitur reminder atau pengingat.

Heart Rate Monitor

Ada sensor heart rate monitor yang terpasang dibagian bawah device mi band 3nya, jika heart rate monitor dalam keadaan aktif maka lampu led berwarna hijau dibawah akan menyala. Fitur hear rate monitor ini berfungsi untuk mengetahui berapa denyut nadi kalian saat melakukan olahraga maupun tidak. Fungsi yang lainnya dapat mengetahui data kualitas tidur kita saat digunakan untuk tidur. Selain itu, notifikasi peringatan akan muncul saat kalian melakukan kegiatan fisik (olahraga) yang berlebihan bagi tubuh. Sensor heart rate monitor akan mendeteksi peningkatan denyut nadi yang diatas normal sehingga kalian dianjurkan untuk beristirahat sejenak.

Cara untuk mengecek berapa denyut nadi kalian melalui Mi Band 3 cukup mudah, kalian hanya perlu memilih menu Heart Rate Monitor dari layar device. Mi Band 3 akan otomatis menghitung berapa denyut nadi kalian hanya dalam hitungan beberapa detik.

Fitur Lainnya

Ada banyak fitur lainnya yang disematkan pada Xiaomi Mi Band 3, diantaranya adalah; Menghitung kalori yang terbakar, Weather (Untuk mengetahui prakiraan cuaca), fitur Unlock Smartphone melalui Mi Band 3, Watch Face yang bisa diganti dengan 3 pilihan tema, Cari Perangkat, Menjawab Panggilan Telepon Masuk, Camera Remote Shutter, Stopwatch, dan masih banyak fitur lainnya yang bisa kalian cobain sendiri

 

Kekurangan

            Gak afdol rasanya jika dari tadi membicarakan soal kelebihan tanpa melihat kekuarangan dari wearable device ini. Beberapa kekurangan yang saya rasakan setelah pemakaian lebih dari 3 minggu yaitu;

Layarnya kurang begitu keliatan di bawah sinar matahari.

Kekurangan ini udah aku bahas diatas, dan dari generasi sebelumnya termasuk Mi Band 2 juga mengalami ini. Mungkin karena pada dasarnya ini bukan Smartwach melainkan Smartband yang fungsinya lebih ditekankan untuk kegiatan fisik atau olahraga bukan sebagai jam tangan meskipun kita bisa melihat jam melalui Mi Band 3 ini.Tapi untuk pemakaian dibawah sinar matahari pagi dan sore, masih cukup keliatan kok.

Tidak ada fitur Always on Display dan Tampilan tidak Berwarna

            Nah bedanya dengan Smartwatch, Smartband Xiaomi ini tidak memiliki fitur Always on Display atau layar selalu menyala.Balik lagi karena pada dasarnya Cuma gelang pintar bukanlah jam tangan pintar maka Xiaomi memilih untuk tidak menghadirkan fitur ini. Akan sangat lucu apabila sebuah Smartwatch layarnya tidak Always on Display karena fungsinya sebagai jam tangan, dan untuk Smartband ya wajar-wajar aja sih gaada fitur ini.

Oh ya sekedar info, kalian bisa menyalakan layar Xiaomi Mi Band 3 tanpa perlu menyentuh layarnya, cukup dengan gerakan memutar pergelangan tangan maka layar akan otomatis menyala. Tapi sebelumnya kalian harus aktifkan fitur Raise Wrist to Wake Up  di Mi Fitnya.

Soal tampilan yang gak berwarna, nah ini yang agak disayangkan sih. Pengennya tampilan layarnya berwarna biar terlihat lebih keren. Tapi mungkin bila ada fitur Always on Display dan Tampilan yang Berwarna maka ketahanan baterainya tidak akan sekuat seperti yang ada saat ini.

Pilihan Tema yang Sedikit

Nah sayang banget ini, Xiaomi hanya memberikan 3 pilihan tema atau Watch Face di Mi Band 3. Aturan bisa lebih banyak pilihan tema biar ga bosen dengan tampilannya. But, buat kalian yang pengen ganti tema di Mi Band 3nya, bisa kunjungi situs Geekdoing untuk tutorial ngopreknya. Tema yang ada di geekdoing gak menambah pilihan tema sehingga menjadi lebih dari 3 tema, hanya mengganti salah satu tema dengan tema yang ada di Geekdoing.

Bingung Ngabisin Baterainya

Yang terakhir ini bisa disebut dengan kekurangan gak ya? Hahaha..

Heran kenapa ini baterainya bisa awet banget sampe berhari-hari tanpa charge, setahuku untuk Smartwatch baterainya hanya bertahan sekitar 1-2 hari, mungkin bisa mencapai 3 hari tanpa charge. Kalo kalian lagi berpergian dalam 3-4 hari lalu secara gasadar charger Mi Band 3 ketinggalan, kalian tak perlu khawatir karena daya tahan baterainya badak bener.

 

Accessories

Ngomongin soal kelebihan udah, kekurangan juga udah. Selanjutnya tentang aksesoris untuk Mi Band 3. Ada banyak sekali aksesoris untuk Mi Band 3 ketika aku cek di toko online Indonesia. Dari strap warna-warni, leather strap, metal strap bahkan alumunium strap yang terlihat keren saat dipakai. Membuat Mi Band 3 tampak seperti sebuah jam tangan.

Cuma untuk antigoresnya ini belum nemu yang kualitasnya bagus. Perna beli 3 antigores yang berbahan plastik namun setelah dipasang, dibagian pinggirnya selalu ngangkat. Alhasil aku lepas saja antigoresnya karena terlihat menganggu dimata hehe. Mungkin kalo ada antigores yang lebih bagus kualitasnya aku coba beli dan pasangin di Mi Band 3.

 

Pertanyaan Terakhir: Worth It gak sih Mi Band 3 ?

 

Bagiku sih Worth It banget di range harga segitu murah yang masih bisa dijangkau oleh pelajar maupun mahasiswa. Dengan harga segitu kita bisa dapet banyak sekali fitur-fitur yang menunjang kegiatan kita berolahraga.

Tapi kalo kalian ingin fitur yang lebih, aku sarankan untuk mencoba Smartwatch. Ada banyak Smartwatch yang bagus dan murah salah satunya yang aku tahu Amazfit atau kalo mau yang lebih bagus sekalian bisa coba Moto 360, Samsung Gear Fit, atau Appke Watch.

Terakhir sebelum aku sudahi tulisan ini, yang gak kusangka bakal jadi sebanyak ini tulisannya haha. Cuma mau ngingetin kalo ini bukan endorse dari manapun termasuk Xiaomi. Review ini murni penilainku sendiri menggunakan Xiaomi Mi Band 3. Karena merasa puas, jadi aku coba share pendaptaku tentang Mi Band 3.

Tapi, gak menutup kemungkinan kalo ada yang endorse atau direview produknya aku siap.

Ayo Xiaomi hahaha..

 

Oh ya buat kalian yang pengen tahu lebih dalam tentang Xiaomi Mi Band 3 sebelum memutuskan untuk membelinya, kalian bisa tinggalkan komentar dibawah ini. Aku akan jawab satu persatu pertanyaan kalian!.

 

Tinggalkan komentar agar aku bisa berkunjung ke blog kalian :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: